Senin, 15 Juni 2009

dear mbah kakung...

saat airmataku terurai....
menatap wajah tuamu yang terbujur kaku...
mendekap tubuhmu...
mencium keningmu...
mencium kakimu...dan bersimpuh...
sungguh duka ini terasa menyayat kalbu...
perih didada dan sesak yg teramat sangat...
kehilangan dirimu wahai panutan jiwaku...

Kuantar kau kejogja...peristirahatan terakhir
ketempat yang kau inginkan...
ketempat dimana kenangan masa kecilku singgah...
teringat...saat kau mengajakku kesawah...membuatkan aku mainan dan...
tersenyum senang manakala aku membantumu menggambilkan telur2 yang baru saja menetas
dipekarangan ternak ayammu...

Kemudian petimu diletakkan ditengan pendopo...
aku menjagaimu dengan duka yg masih kutahan...
tak berapa lama...banyak orang yg hadir untuk mengenangmu...
sangat banyak...tak berhenti hingga jauh malam...hingga keesokan harinya...
melebihi pesta pernikahan..
aku terharu....sungguh banyak yg mencintaimu dan kehilanganmu mbah...
duka ini bukan milikku sendiri...dan semakin tersadar...bahwa kau memang panutan
dr semua org yang mengenalmu...

dirimu memang pendiam...tetapi wibawalah yg tampak lewat bahasa tubuhmu...
jarang ada kata yg keluar dr bibirmu...tapi begitu kau bicara...selaksa petuah dan kata2 bermakna yg muncul...
Dirimu dikagumi banyak orang demikian diriku juga sangat mengagumimu...
bahkan dalam sakitmu...tak ada kata mengeluh yg keluar dari bibirmu...
jika kau saat ini terbaring kau telah menang mbah...atas nama hidup dan kehidupanmu...

Saat menuliskan inipun....hampir menangis kembali diriku...
merasa kehilangan yg amat sangat...
tapi...aku iklas mbah...karena aku percaya Kau tenang disisiNya...
banyak yang mencintaimu...mendoakanmu...dan mengasihimu...
bekal dirimu kesurga menemui Allah Bapa...
Aku yakin diriMu damai disurga...

doakan ya mbah...agar aku bisa meneladan dirimu...
bersahaja...berwibawa...tenang....dan iklas...
aku menyayangimu mbah...

(150609)

Read More...

Kamis, 28 Mei 2009

tak akan kutunggu lagi dirimu
karena kesia-siaan yang kudapat
terlalu banyak kata yang tak bermakna
yang pada akhirnya membuat semuanya menjadi tak begitu lagi indah...

(280509)
Read More...
Aku tau kau mencintaiku dengan cara yang sederhana...
dan...mungkin itu adalah kelebihan yang kau punya...
walau masih tak kupahami...
memberikan utuh dirimu meskipun terkadang tak dapat ku mengerti maknanya...

kau mencintaiku dengan cara yang sederhana...
sebagaimana lembut tetesan hujan pada bumi...
sebagaimana hangat sang matahari pada dunia...
sebagaimana terang rembulan pada malam...
semua tak berlebih...dan memang seharusnya...

*LuV U papa
(280509)
Read More...
Resah hati dalam kecamuk rindu yang tak bertepi...
tak ada yang bisa kusapa...
tak ada yang bisa kurengkuh...
tak ada yang bisa kutatap...
dan kau?... Taulkah direlung hati tersimpan indah dirimu?
lantas...bagaimana jiwa mesti tinggal dengan tenang?
jika dalam siksa rinduku kau juga tak tersadar...
Hai...Berpalinglah! lihat diriku!...
hati bergetar...
kukatakan sekali lagi...
"rindu ini untukmu"

(280509)
Read More...
dan...bahkan kicauburungpun menyambut pagi...
matahari mulai menampakkan keagungannya sebagai penghantar hari...
dahan ranting bergemulai lembut disapa angin...
pagi yang indah...
lantas....mengapa diri masih terpekur... "TERSENYUMLAH"

(270509)
Read More...

Selasa, 26 Mei 2009

ini tidak adil untukku...
dan ini pasti menyakitkanmu...
juga menghempas segala asaku...
akhirnya...
diri teralu banyak menuntut...
sedang kau?hanya terpaku dan tak bisa berbuat apapun...


Read More...

Senin, 25 Mei 2009

ternyata....
aku bukanlah bagian yg penting dalam hidupmu...
saat kau terdiam...menjawabpun tidak...sedang gundah hati merejam dalam hatiku...

tersenyum getir saat sadari diri terlalu terbuai...
kembali terpekur dengan banyak akhir kisah yg sama seperti ini...
dan...jika kembali aku berpikir...
"seharusnya tidak seperti ini"
mencoba mundur kebelakang...
dan...kembali berhati-hati...
untuk setiap kata yang kau rangkai...
kembali pada sejatinya diri...

salahkah?
Read More...

Rabu, 13 Mei 2009

hai...bicaralah...!

Sesungguhnya...
aku butuh kau untuk bicara...
bukan diam ataupun tak berkata apa-apa...
atau sekedar berkata ya jika kutanya...

tidakkah kau inginkan?
kejelasan makna dan semua rasa yang tertunda...
dan ini aku...
masih disudut ini menunggu kau bicara dengan lantang...
hanya perlu meyakinkan bahwa aku tidaklah bermimpi semu...

(130509)
Read More...

" namanya apa?"

sulit diterjemahkan....
sulit diuraikan...
sulit untuk mengejawantahkan...
dan sulit untuk didefinisikan...

rasakan saja...
nikmati saja...
harmoni...diantara hati...
dan ucapkan "aku bahagia"
Read More...

Selasa, 12 Mei 2009

aku hanya terbuai mimpi....
dengan kata-kata yang teramat manis....
memuja...memukau dan tampak indah...
tetapi...
setelah dicermati...hanya fatamorgana yang ada...
membeku...

(130509)
Read More...

Sabtu, 09 Mei 2009

Mencintaimu dengan setulus hati....
untuk dua malaikatku yang tertidur disisiku....
dalam buaian mimpinya masing-masing...
ada akukah disana???

Melihat wajah sang pahlawan hati....
gagah meskipun tampak sedikit lelah...
maafkan aku...jika tanpa tersadar akulah yang membuat lelahmu itu....
sungguh...dalam hatiku....cinta ini milikmu...

Melihat sang matahari kecilku...
yang dalam celotehannya mengujarkan bahwa kau menjagaku....
meskipun tangismu kerap menunjukkan kepolosanmu
tapi aku tahu....nalurimu selalu ingin melindungiku...

Aku mencintaimu...
malaikat-malaikatku yang gagah...
tidurlah dalam mimpi indahmu....



( 090509) LuV U Much....
Read More...

Jumat, 08 Mei 2009

gundah hati...

kadangkala....ingin rasanya saya berhenti menulis...
gundah dengan setiap orang yang mengganggap diri saya mudah terbuai dengan "bahasa dewa"
dan menganggap saya dalam dunia mimpi...

saya menyukai kalimat yang dalam dan bermakna...
memaknai arti  dari setiap kata
dan meresapi keindahan kata yang tercipta dan mengagumi penciptanya yang membuat untaian sebuah kata yang sarat dengan kejujuran hati...

saat ini...mulai merasa apatis untuk kembali menulis...
saya merasa lelah dengan setiap teman yang berujar "terlalu tinggal dalam lamunan"
dan sungguh....ini bukan lamunan tapi bagi saya sebagai bentuk penghayatan ttg makna dan arti dari setiap hidup saya...

atau....sedikit sekali dalam dekade hidup saya orang yang menyukai "bahasa dewa"
sehingga bagi saya sulit untuk mendapat teman sejati untuk belajar bersama memaknai kebersahajaan kata dari sang pujangga...

sungguh...saya merindukan sang semburat jingga....
Read More...

getir....

semua sudah pada tempatnya 
sudah tertata sedemikian rupa
sehingga bagimu...hanya bisa melihat bayangan dari balik kaca...
masih seperti dulukah?
mengagumi dan mungkin tersenyum getir....
sadar...bahwa kasih tak sampai...

ini aku....
bukan yang terpuja tapi memiliki asa untukmu...
meski terlalu jauh untuk direngkuh
meski terlalu terjal untuk dilalui...
meski semuanya terasa mustahil dan samar
hargai setiap rasa...
karena indah adanya meski pedih terasa...

aku mengujar....
selalu berharap yang terbaik untukmu....
meski untuk itu malam ini...
aku terdiam...tersenyum dengan getir.... 

(080509)

Read More...

Kamis, 16 April 2009

tertatih....merintih....dan penat....
kiranya tegarlah hatiku dan bukanlah patah seperti ini...
perih....
untuk sesuatu yang menyayat sembilu
merejam,meremas dan mencabik asa dan sukmaku...

aku lelah...
dan terpuruk...
untuk segala apa yang aku lakukan...
rasanya habis sudah daya dalam diriku...
dan aku kembali mengutuki diri
atas kebodohan membiarkan diriku
 dalam ruang dan waktu seperti saat ini...

seharusnya tidak begini!!!
seharusnya aku tersenyum
 dan bukan bersedih
 seperti onggokan tubuh yg tak bernyawa
pucat...lemah dan tanpa daya...
aku tidak begini...
dan tak  ingin begini...

aku tidak ingin membodohi diri...
nikmati saja...
dan berdiamlah saja...
aku berharap...
sesuatu yang indah
 akan terjadi setelah kesedihan ini berlalu...
kesedihan yang tanpa makna...
menjadi...
sukacita yang mengharu biru...

kembali kukatakan...

" aku kuat...!!!"

(160409)
Read More...

Senin, 13 April 2009

morning.....

aku punya mata...juga hati...
aku punya jiwa....juga raga....
mestinya aku bersyukur...bukan marah....
mestinya aku tertunduk....bukan mendongak....
mestinya aku mengasihi...bukan membenci...
dan...
mestinya aku tersenyum...bukan merengut....

pagi...
cerah...
ceria...
dan aku???
kembali tertata...

ampuni aku...
khilaf....
dan pagi ini kembali terpekur...untuk bersyukur...

(140409)
Read More...

Sabtu, 11 April 2009

old poem...amatirs..

aku terdiam...
memandangi nyamuk-nyamuk yg mengitari aku
hanya bisa mendesah...
hanya bisa menunduk...
dan hanya bisa mengaduh...
lain tidak!!!


Langit kelam....
Angin dingin menyapa aku...
"kasihankah kau angin???"
atau hendak hibur aku...???

tetap termenung...
dengan rasa penat didada...
lihat nyamuk yg berbahagia atas aku...
"senangkah kau???"
lihat aku yang hanya bisa memandangmu...

aku pasrah...
mau apa lagi???
harus sabar...
inilah duka yang aku jalani...
"terkunci dan duduk diam diteras..."
sedih....


(020597) bapak-ibu pergi...ga bisa masuk rumah...ga bawa kunci serep...huhuhuhu....




tak ingin jadi orang pesakitan...
yang hanya terdiam dan tidak berbuat apa-apa
yang hanya bisa pasrah...
lemah...
tiada berdaya...
dan bodoh...

tak ingin kau ikat....
terdiam kaku mengikuti
hanya bisa berkata "ya"
lain tidak...

ingin buktikan...
bahwa kekuatan itu muncul...
melepas ikatan yang telah kau rangkai
menjadi seorang yang tiada kau mengerti
membuat kau bertanya
"mengapa???"

lemah tetapi menghanyutkan
kuat tetapi memabukkan
menurut tetapi mengikat
tidak mengerti dan menjadi misteri
membuat kau menyesal telah torehkan lara
membuat kau terpekur
sadari bahwa kau yang ciptakan ini...

bukan seperti dulu...
bukan sosok yang lalu...
dan memaksamu untuk berkata
"tinggalkan aku sendiri"

(121101) miss u but hate u !!!






Read More...
 aku merindukan dirimu....
bagaikan aku merindukan malam tenang....

aku menghendaki dirimu....
bagaikan aku menghendaki hal-hal yang memukau...

sungguh....
rasanya cinta menguasai aku....
serasa sejuta bintang menghinggapi aku
dan tinggal diam dalam rengkuhanku....

tak jelas...
samar...
dan...
berkabut....

tapi entah mengapa...???
aku yakin ada cinta bersemayam....

inginkah kau melihatnya juga merasakannya???
bukalah mata hatimu...dan lihatlah...
karena aku tau dalam diammu ada cinta untukku...pasti....
meski tampaknya tak kan pernah akan kau ucapkan...


(090903)

Read More...

Rabu, 18 Maret 2009

menangis kembali hatiku.....
begitu pedih dan merejam...
selaksa banyak bulir derita mencarut marut...
dan aku menyesali kebodohan diri...
karena diriku tak sekuat yg kukira...

lelah batin rasanya...
melihat banyak yg terkasih dalam derita...
sakit yangmendera...
dan aku???menjadi menangis untuk hal yang tak bisa kubuat...

aku tak ingin marah...
aku juga tak ingin murka...
tapi kuakui...pertanyaan ini muncul lagi dan muncul lagi...mengapa Tuhan???

ampuni aku...
jika aku jadi lemah dan meratapi diri...
tapi sungguh...
sulit untukku melihat mereka dalam sakit seperti ini...
Tuhanku...
beri aku kekuatan untuk tersenyum didepan mereka...
meski pedih hati ini....

semuanya adalah rencanaMu..
dan aku tau...
bahwa diri ini mesti menyerahkan segalanya padaMu...
tapi Tuhan...
beri aku kekuatan untuk tetap dekatMu meski pedih hati ini...
Tuhan...aku ini hambaMu...terjadilah padaku menurut kehendakMu... ( 180309 )


 
Read More...

Kamis, 05 Maret 2009

kala malam semakin bergulir...

dan...saia kembali terpaku...ditempat ini...ditempat ini...dan sekali lagi ditempat ini...

dua malaikat saia terlelap dengan mimpinya yang membuai...dengan dengkuran yang sebenarnya sering menggangu...tapi...entah mengapa...malam ini begitu indah terdengar....


hati saia tergetar...ternyata, dengkuran itulah yang membuat saia menjadi begitu tersentuh...

mulai melankolis dan ahh...kadang2 menjadi menyebalkan...

menyebalkan karena ternyata saia menikmati jika saia menjadi seperti saat ini...

apa yang membuat saia tersentuh???saia coba resapi...dan akhirnya...saia menemukan jawaban yang kembali membuat diri ini menjadi lebih dalam terpukau pada Kasih-Nya yang Ajaib...

dengkuran itu ternyata menjadi tanda bahwa dirinya ada untukku...

kembali ketempat ini setelah bekerja...kemudian terlelap ditempat ini...ditempat ini...dan disisiku...ditempat ini...sekali lagi ditempat ini...

dengkuran yang sering mengganggu saia...ternyata menjadi suatu nyayian hati...bahwa dirinya senantiasa kembali disisi saia dengan kesetiaan yng dia punya...kembali menjadi milik saia..

meski terkadang...dia tak sempurna...tapi ternyata...dia tetap terindah..karena dia adalah bagian dari separuh nafas saia...

dan ....untuk itu saia bersyukur kepadaMU yang MAHA MENGETAHUI dan MEMBUAT semuanya menjadi indah...bahkan untuk hal yang terkecilpun...dan hanya berupa sebuah dengkuran yang malam ini terdengar begitu indahhhhhhhhhh....


LuV U Papa ( 5 march' 09 ) Read More...

Selasa, 24 Februari 2009

* ada senyum itu...berarti aku lihat ada ketulusan...
ada tatap itu...berarti aku lihat ada sebongkah asa...
ada belai itu...berarti aku lihat ada sebuah tekad...
dan...ada tutur itu...berarti aku lihat ada seikat cinta...

laksana elang...mengitari jagad raya ...
dan hinggap diatas pohon rindang...
melepas lelah,merengkuh damai...
begitu juga engkau...berlabuhlah...lihat dan rasakan...
ada kasih tulus untukmu... ( 2001 )

* jika jiwa menjadi sombong....
sadarilah...bahwa tak selamanya "terbuai"
sadarilah... bahwa tak selamanya indah...dan...bahwa tak selamnya menjadi yang terpuja!

Berhentilah...
tidakkah hati lelah???
menggelepar, membuat jiwa lain tergetar, membuat asa mengembang,terbang...
dan akhirnya terhembpas!

Mencari apa???
mencari sesuatu yang kasat mata...
sesuatu yang indah,agung, dan damai...
tapi sampai kapan???
tidak akan menemukan jika memang tak ingin berlabuh dan tinggal dengan diam...

pergi terbang dan bebas sosokmu
tidak terikat dan lepas...
berharap menemukan apa yang dicari...
berharap menemukan apa yang didamba...
yakinkan diri...
bahwa itu semua akan digapai
bahwa petualanganmu usai sudah dan diam pada sosok yang indah!
semoga... (20 Feb 2001 ) Read More...

Rabu, 18 Februari 2009

" kumpulan bahasa kalbu"

*dan setelah itu???? yang terlihat adalah kejujuran yang tak bermakna... ( 160209 )

* sketsa itu bagai sebuah lukisan yang nyata dalam tatapku....
begitu jelas terlihat...dalam guratan yang nyata berbeda...
apa yang bisa diraih selain pedih mengembara...
selaksa kisah yang tercabik dihempas sebuah petualangan...
hanya melihat???lain tidak...
tapi mengapa perih ini begitu mengiris??? ( 180209 )

* tawa kecilmu adalah sukma dalam hidupku...
tangisanmu adalah lara dalam jiwaku...
kenakalanmu adalah warna dalam hariku...
dan keceriaanmu adalah cinta yang abadi dalam hatiku...
anakku....sungguh...sampai mati cinta ini milikmu.... ( 180209 )

* malam...
cekam...
kelam...
dan aku???
mengembara dalam diam...
hhhhh.... ( 180209 ) Read More...