kadangkala....ingin rasanya saya berhenti menulis...
gundah dengan setiap orang yang mengganggap diri saya mudah terbuai dengan "bahasa dewa"
dan menganggap saya dalam dunia mimpi...
saya menyukai kalimat yang dalam dan bermakna...
memaknai arti dari setiap kata
dan meresapi keindahan kata yang tercipta dan mengagumi penciptanya yang membuat untaian sebuah kata yang sarat dengan kejujuran hati...
saat ini...mulai merasa apatis untuk kembali menulis...
saya merasa lelah dengan setiap teman yang berujar "terlalu tinggal dalam lamunan"
dan sungguh....ini bukan lamunan tapi bagi saya sebagai bentuk penghayatan ttg makna dan arti dari setiap hidup saya...
atau....sedikit sekali dalam dekade hidup saya orang yang menyukai "bahasa dewa"
sehingga bagi saya sulit untuk mendapat teman sejati untuk belajar bersama memaknai kebersahajaan kata dari sang pujangga...
sungguh...saya merindukan sang semburat jingga....
Read More...