Kamis, 28 Mei 2009

tak akan kutunggu lagi dirimu
karena kesia-siaan yang kudapat
terlalu banyak kata yang tak bermakna
yang pada akhirnya membuat semuanya menjadi tak begitu lagi indah...

(280509)
Read More...
Aku tau kau mencintaiku dengan cara yang sederhana...
dan...mungkin itu adalah kelebihan yang kau punya...
walau masih tak kupahami...
memberikan utuh dirimu meskipun terkadang tak dapat ku mengerti maknanya...

kau mencintaiku dengan cara yang sederhana...
sebagaimana lembut tetesan hujan pada bumi...
sebagaimana hangat sang matahari pada dunia...
sebagaimana terang rembulan pada malam...
semua tak berlebih...dan memang seharusnya...

*LuV U papa
(280509)
Read More...
Resah hati dalam kecamuk rindu yang tak bertepi...
tak ada yang bisa kusapa...
tak ada yang bisa kurengkuh...
tak ada yang bisa kutatap...
dan kau?... Taulkah direlung hati tersimpan indah dirimu?
lantas...bagaimana jiwa mesti tinggal dengan tenang?
jika dalam siksa rinduku kau juga tak tersadar...
Hai...Berpalinglah! lihat diriku!...
hati bergetar...
kukatakan sekali lagi...
"rindu ini untukmu"

(280509)
Read More...
dan...bahkan kicauburungpun menyambut pagi...
matahari mulai menampakkan keagungannya sebagai penghantar hari...
dahan ranting bergemulai lembut disapa angin...
pagi yang indah...
lantas....mengapa diri masih terpekur... "TERSENYUMLAH"

(270509)
Read More...

Selasa, 26 Mei 2009

ini tidak adil untukku...
dan ini pasti menyakitkanmu...
juga menghempas segala asaku...
akhirnya...
diri teralu banyak menuntut...
sedang kau?hanya terpaku dan tak bisa berbuat apapun...


Read More...

Senin, 25 Mei 2009

ternyata....
aku bukanlah bagian yg penting dalam hidupmu...
saat kau terdiam...menjawabpun tidak...sedang gundah hati merejam dalam hatiku...

tersenyum getir saat sadari diri terlalu terbuai...
kembali terpekur dengan banyak akhir kisah yg sama seperti ini...
dan...jika kembali aku berpikir...
"seharusnya tidak seperti ini"
mencoba mundur kebelakang...
dan...kembali berhati-hati...
untuk setiap kata yang kau rangkai...
kembali pada sejatinya diri...

salahkah?
Read More...

Rabu, 13 Mei 2009

hai...bicaralah...!

Sesungguhnya...
aku butuh kau untuk bicara...
bukan diam ataupun tak berkata apa-apa...
atau sekedar berkata ya jika kutanya...

tidakkah kau inginkan?
kejelasan makna dan semua rasa yang tertunda...
dan ini aku...
masih disudut ini menunggu kau bicara dengan lantang...
hanya perlu meyakinkan bahwa aku tidaklah bermimpi semu...

(130509)
Read More...

" namanya apa?"

sulit diterjemahkan....
sulit diuraikan...
sulit untuk mengejawantahkan...
dan sulit untuk didefinisikan...

rasakan saja...
nikmati saja...
harmoni...diantara hati...
dan ucapkan "aku bahagia"
Read More...

Selasa, 12 Mei 2009

aku hanya terbuai mimpi....
dengan kata-kata yang teramat manis....
memuja...memukau dan tampak indah...
tetapi...
setelah dicermati...hanya fatamorgana yang ada...
membeku...

(130509)
Read More...

Sabtu, 09 Mei 2009

Mencintaimu dengan setulus hati....
untuk dua malaikatku yang tertidur disisiku....
dalam buaian mimpinya masing-masing...
ada akukah disana???

Melihat wajah sang pahlawan hati....
gagah meskipun tampak sedikit lelah...
maafkan aku...jika tanpa tersadar akulah yang membuat lelahmu itu....
sungguh...dalam hatiku....cinta ini milikmu...

Melihat sang matahari kecilku...
yang dalam celotehannya mengujarkan bahwa kau menjagaku....
meskipun tangismu kerap menunjukkan kepolosanmu
tapi aku tahu....nalurimu selalu ingin melindungiku...

Aku mencintaimu...
malaikat-malaikatku yang gagah...
tidurlah dalam mimpi indahmu....



( 090509) LuV U Much....
Read More...

Jumat, 08 Mei 2009

gundah hati...

kadangkala....ingin rasanya saya berhenti menulis...
gundah dengan setiap orang yang mengganggap diri saya mudah terbuai dengan "bahasa dewa"
dan menganggap saya dalam dunia mimpi...

saya menyukai kalimat yang dalam dan bermakna...
memaknai arti  dari setiap kata
dan meresapi keindahan kata yang tercipta dan mengagumi penciptanya yang membuat untaian sebuah kata yang sarat dengan kejujuran hati...

saat ini...mulai merasa apatis untuk kembali menulis...
saya merasa lelah dengan setiap teman yang berujar "terlalu tinggal dalam lamunan"
dan sungguh....ini bukan lamunan tapi bagi saya sebagai bentuk penghayatan ttg makna dan arti dari setiap hidup saya...

atau....sedikit sekali dalam dekade hidup saya orang yang menyukai "bahasa dewa"
sehingga bagi saya sulit untuk mendapat teman sejati untuk belajar bersama memaknai kebersahajaan kata dari sang pujangga...

sungguh...saya merindukan sang semburat jingga....
Read More...

getir....

semua sudah pada tempatnya 
sudah tertata sedemikian rupa
sehingga bagimu...hanya bisa melihat bayangan dari balik kaca...
masih seperti dulukah?
mengagumi dan mungkin tersenyum getir....
sadar...bahwa kasih tak sampai...

ini aku....
bukan yang terpuja tapi memiliki asa untukmu...
meski terlalu jauh untuk direngkuh
meski terlalu terjal untuk dilalui...
meski semuanya terasa mustahil dan samar
hargai setiap rasa...
karena indah adanya meski pedih terasa...

aku mengujar....
selalu berharap yang terbaik untukmu....
meski untuk itu malam ini...
aku terdiam...tersenyum dengan getir.... 

(080509)

Read More...